Kakanwil Kemenag Sumbar: Terus Jaga Hafalan dan Raih Prestasi Lebih Tinggi
313 Siswa MTsN Kota Padang Panjang Diwisuda, Kakanwil Kemenag Sumbar: Terus Jaga Hafalan dan Raih Prestasi Lebih Tinggi
Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai pelaksanaan Wisuda Tahfizh dan Penyerahan Siswa Kelas IX kepada Orang Tua yang digelar MTsN Kota Padang Panjang, Selasa (2/6/2026). Sebanyak 313 siswa resmi menyelesaikan pendidikan di jenjang madrasah tsanawiyah dan dikembalikan kepada orang tua setelah menuntaskan proses pembelajaran sekaligus capaian hafalan Al-Qur'an yang membanggakan.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Mustafa, jajaran Kementerian Agama Kota Padang Panjang, pengawas madrasah, komite madrasah, para guru, orang tua wali murid, serta seluruh siswa wisudawan.
Kakanwil Kemenag Sumbar, Mustafa menyampaikan apresiasi tinggi kepada keluarga besar MTsN Kota Padang Panjang yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata dalam mencerdaskan generasi muda Sumatera Barat, khususnya di Kota Padang Panjang yang dikenal sebagai Serambi Mekah.
Menurut Mustafa, berbagai prestasi yang diraih MTsN Kota Padang Panjang selama ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan yang terus berkembang. Prestasi tersebut tidak hanya diraih di tingkat daerah, tetapi juga tingkat regional hingga nasional.
"Keberhasilan yang ditorehkan selama ini tentu tidak dapat diraih tanpa adanya kebersamaan, kolaborasi, dan kerja sama yang solid antara seluruh unsur madrasah, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta dukungan maksimal dari komite madrasah dan orang tua," ujar Mustafa.
Ia menegaskan bahwa eksistensi MTsN Kota Padang Panjang telah menjadi salah satu kebanggaan dunia pendidikan madrasah di Sumatera Barat. Berbagai capaian yang berhasil diraih menjadi bukti bahwa madrasah mampu bersaing dan menghasilkan lulusan berkualitas.
Pada kesempatan tersebut, Mustafa juga memberikan apresiasi khusus atas capaian siswa MTsN Kota Padang Panjang yang berhasil diterima di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia. Sebanyak 16 siswa dinyatakan lolos dan akan melanjutkan pendidikan di madrasah unggulan tersebut.
"Capaian ini merupakan prestasi yang luar biasa. Di beberapa madrasah, jumlah siswa yang diterima di MAN Insan Cendekia hanya satu atau dua orang. Alhamdulillah, MTsN Kota Padang Panjang mampu meluluskan 16 siswa ke MAN Insan Cendekia," ungkapnya.
Mustafa menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, mulai dari kepala madrasah, guru, pengawas, Kementerian Agama Kota Padang Panjang, hingga dukungan penuh dari orang tua siswa.
Kepada para wisudawan, Kakanwil berpesan agar ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di madrasah dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai karakter, akhlak mulia, dan ilmu pengetahuan yang telah ditanamkan para guru.
"Amalkan ilmu yang telah diberikan guru. Ketika ilmu diamalkan, maka ilmu tersebut akan menjadi berkah bagi diri sendiri dan menjadi amal jariyah bagi guru yang mengajarkannya," pesannya.
Mustafa juga mengingatkan para siswa untuk tidak melupakan almamater yang telah membentuk karakter dan kemampuan akademik mereka. Menurutnya, keberhasilan para siswa hari ini tidak terlepas dari peran para guru yang dengan sabar mendidik dan membimbing mereka selama bertahun-tahun.
Selain itu, ia menegaskan bahwa kunci kesuksesan di masa depan terletak pada sikap hormat kepada guru, berbakti kepada orang tua, serta patuh terhadap nilai-nilai agama yang telah diajarkan sejak dini.
Secara khusus, Mustafa memberikan motivasi kepada para wisudawan tahfizh agar terus menjaga hafalan Al-Qur'an melalui murajaah secara rutin. Ia mengingatkan bahwa hafalan tidak akan bertahan tanpa pengulangan yang konsisten dan disiplin dalam mengatur waktu.
"Kita semua memiliki waktu yang sama, yakni 24 jam sehari. Perbedaannya terletak pada kemampuan mengelola waktu. Jika disiplin dan teratur, Insya Allah cita-cita besar akan tercapai," katanya.
Ia berharap para siswa yang telah menghafal satu hingga delapan juz Al-Qur'an tidak berhenti sampai di titik tersebut. Bahkan, Mustafa mendorong mereka untuk terus meningkatkan hafalan hingga mampu menuntaskan 30 juz Al-Qur'an.
Kepada orang tua, Mustafa menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada MTsN Kota Padang Panjang sebagai lembaga pendidikan yang membantu mendidik dan membina putra-putri mereka.
Menurutnya, pendidikan pada hakikatnya merupakan tanggung jawab orang tua. Madrasah hadir sebagai mitra strategis yang membantu menjalankan sebagian tugas pendidikan tersebut. Karena itu, sinergi antara keluarga dan madrasah harus terus diperkuat.
"Ketika orang tua dan madrasah berjalan seiring, saling mendukung dan saling menguatkan, maka tujuan besar pendidikan untuk melahirkan generasi berilmu dan berakhlak mulia akan lebih mudah tercapai," ujarnya.
Mustafa juga mengajak para orang tua untuk bersyukur atas capaian anak-anak yang berhasil menjadi penghafal Al-Qur'an. Menurutnya, keberadaan anak-anak hafizh dan hafizhah merupakan nikmat besar yang patut dijaga dan dibanggakan.
Di tengah tantangan perkembangan zaman dan berbagai pengaruh negatif yang mengkhawatirkan, ia menilai sistem pendidikan berbasis boarding yang diterapkan MTsN Kota Padang Panjang menjadi salah satu ikhtiar penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan akhlak mulia peserta didik.
Menutup sambutannya, Mustafa mengajak seluruh unsur madrasah, komite, orang tua, tokoh masyarakat, alim ulama, cadiak pandai, dan Bundo Kanduang untuk terus bersinergi membangun kemajuan pendidikan madrasah di Kota Padang Panjang.
"Selamat kepada 313 siswa yang hari ini diwisuda. Teruslah menjaga hafalan Al-Qur'an, tingkatkan prestasi, dan jadilah generasi yang membanggakan agama, bangsa, dan daerah. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan lahir dan batin kepada kita semua dalam mencerdaskan generasi masa depan," pungkasnya.
Kegiatan wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru. Raut kebanggaan tampak dari wajah para orang tua yang menyaksikan putra-putri mereka menyelesaikan pendidikan sekaligus meraih capaian sebagai penghafal Al-Qur'an. Momen tersebut menjadi penanda lahirnya generasi muda madrasah yang siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan bekal ilmu, akhlak, dan nilai-nilai keislaman yang kuat
Telah dibaca sebanyak
1459 kali
Kemasjidan Syiar islam Penghulu Agama Kua Kecamatan Kua Pusaka Kemenag Kab kota